selagi aku menurutkan kata hati
selagi itulah hidupku begini
tak terdaya rasanya membuat keputusan
sekalipun menantimmu satu penyiksaan
Butakah mata
Tulikah telinga ini
Jiwaku seolah-olah terkunci
Sukar kuterima kenyataan yang pedih
Sering dikhianati kekasih
Tiba akhirnya kesedaran
Hadirmu hanya bebanan
Kejahilan ini
Andai kubiarkan
Musnah masa depan
Bukan membenci tetapi jemu
Telah berkali kau mendustaiku
Mulai kini
Ruang hatiku tertutup buatmu...
No comments:
Post a Comment